Beranda » Review Buku Novel Bumi Milik Tere Liye

Review Buku Novel Bumi Milik Tere Liye

Bumi adalah novel urutan pertama dari seri petualangan Dunia Paralel karya Tere Liye oleh karena itu pula seri ini juga lumrah disebut dengan serial Bumi.

Alur cerita pada novel pertama serial bumi ini adalah maju. Seperti kalimat yang kujelaskan di awal buku ini adalah pembuka perjalanan Raib, Ali dan Seli berbagai dunia lain yang kemudia disebut dengan dunia Paralel.

Petualangan di novel Bumi bermula ketika Raib tidak sengaja menemukan kemampuan yang terpendam di dalam dirinya yaitu bisa menghilang dan juga menghilangkan benda dilanjutkan dengan pertemuannya dengan sosok tinggi kurus yang muncul dari cerminnya.

Raib adalah seorang remaja berusia limabelas tahun yang duduk di kelas sepuluh dan biasa dipanggil dengan Ra. Ia memiliki sahabat karib bernama Seli dan memiliki kawan debat yang seimbang yaitu Ali.

Yang ia tahu, ketika ia menutupkan kedua telapak tangan ke mata, maka orang tidak bisa lagi melihat wujud fisiknya. Cling!

Menghilang begitu saja, tapi ia pun tak tahu, apa yang sebetulnya terjadi. Ia hanya tahu, semenjak usianya dua tahun, ia sering bermain petak umpet dengan cara begitu, dan sudah barang tentu mama-papa tidak akan bisa menemukan keberadaannya.

Pada suatu hari Raib lupa membawa buku PR Matematikanya yang kemudian menyebabkan ia dihukum diluar kelas.

Karena bosan ia kemudian mencoba menutup matanya dengan kedua telapak tangannya kemudian secara tiba-tiba Ali yang tidak pernah mengerjakan tugas muncul di hadapannya dan bertanya “apakah kamu bisa menghilang Ra ?”

Kejadian berikutnya adalah ketika Seli dan Raib pergi kekanti pada suatu siang, dimana di temoat tersebut sedang ada perbaikan gardu listrik yang hampir mencelakai mereka berdua. Namun dengan kekuatan dan reflek yang dimiliki Raib berhasil menghilangkan tiang listrik tersebut.

Namun kemudian, muncul sebuah gelembung dan keadaan sekita menjadi gelap. Itulah Tamus sosok tinggi kurus yang pernah muncul dari cermin Raib. Ia dan pasukannya memaksa untuk membawa Raib karena diyakini sebagai Putri Bulan dan telah diincar sejak lama.

Perasaan ingin saling melindungi yang kuat membuat Ali dan Seli turut bertarung bersama Raib. Mereka sangat kesulitan untuk menghadapi pasukan tersebut dengan kemampuan yang terbatas.

Beruntung selanjutnya munculah Miss Selena yang mereka kenal guru matematika di sekolah mereka. Miss Selana ternyata adalah juga seorang petarung dari klan Bulan. Miss Selena bertarung mati-matian melawan Tamus dan pasukanya.

Petualangan dunia parallel pada novel Bumi ini bernar-benar dimulai ketika dalam keaadan kewalahan mengahdapi pasukan Tamus, Miss Selena mengarahkan Raib, Ali dan Seli untuk melarikan diri melalui celah kecil yang dibuat oleh Miss Selana. Setelah melalui celah tersebut secara ajaib mereka tiba di tempat yang sangat aneh.

Selain petualangan yang seru novel ini juga menyajikan banyak pesan moral, diantaranya yang paling menonjol adalah tentang persahabatan dan keluarga.

Persahabatan Raib, Ali dan Seli adalah kisa menarik yang penuh akan makna. Selain itu kekeluargaan Raib dan kedua orang tuanya juga menyisipkan kisah yang cukup membuat penasaran.

Cara komunikasi Raib dan orang tuanya juga merupakan sebuah pesan baik pembaca terutama anak-anak muda di era sekarang.

Ada banyak hal-hal menarik yang dapat ditemukan dalam buku ini, mulai dari sesuatu yang terasa menggeletik alias lucu hingga kepada fantasi tentang teknologi-teknologi masa depan.

Teknologi klan Bulan merupakan sesuatu yang baru dan aneh bagi Raib, Ali dan Seli. Misalnya dari segi makanan yang tidak berbentuk namun bisa memiliki banyak macam rasa sesuai yang dibayangkan.

Kemudian, tempat tidur yang melayang, ada juga pakaian yang memiliki teknologi benang sintetis yang dapat menyesuaikan diri secara otomatis dengan pemakainya dan lain-lain.

Synopsis novel Bumi ini berisi: Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas sepuluh. Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik kalian, tetangga kalian.

Aku punya dua kucing, namanya si Putih dan si Hitam. Mama dan papaku menyenangkan. Guru-guru di sekolahku seru. Teman-temanku baik dan kompak.

Aku sama seperti remaja kebanyakan, kecuali satu hal. Sesuatu yang kusimpan sendiri sejak kecil. Sesuatu yang menakjubkan. Namaku, Raib. Dan aku bisa menghilang.

hardestystea

Kembali ke atas